Sabtu, 30 November 2013

I love Indonesia




Sebagai warna negara Indonesia, bukankah sudah seharusnya kita mencintai tanah air kita sendiri? Tetapi faktanya di luar sana, masih ada banyak masyarakat yang tidak mencintai Indonesia. Untuk mencintai suatu negara, seseorang harus bangga akan negaranya, harus bangga bahwa dia adalah warga negara Indonesia. Lalu apakah yang bisa dibanggakan dari Indonesia? 

Mayoritas orang masih belum mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut. Tetapi apakah salah bila ada pernyataan yang mengatakan bahwa Indonesia kaya akan Sumber daya alam maupun sumber daya manusia, kaya akan keindahan alam, hutan yang luas, pulau yang banyak, emas yang sangat berlimpah, tanah yang subur,dan berbagai macam kebudayaan? 

Faktanya,
- Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni). 
- Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang pantai di dunia. 
- Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.
- Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh (cloves) & pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).
- Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.
- Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari total dunia).
- Memiliki hutan bakau terbesar di dunia.
- Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak di dunia yaitu 150 species.
- Tiga dari 100 pantai terbaik di dunia dapat ditemukan di Indonesia.
- Produksi dan kualitas emas Indonesia diklaim nomor 1 di ASEAN, produksi emas terbesar Indonesia di kuasai oleh PT. Freeport yang setiap tahunnya menghasilkan ratusan ton emas per tahun.

Bukankah itu semua benar? Kalau begitu mengapa segala kekayaan tersebut tidak bisa menjadi kebanggan Indonesia?











Minggu, 24 November 2013

The Poverty



Kemiskinan bukanlah hal yang asing untuk negara Indonesia kita ini. Bahkan kemiskinan merupakan salah satu dari masalah terbesar Indonesia yang sampai sekarang belum bisa diselesaikan. Tetapi sebenarnya apa penyebab dari permasalahan ini? Indonesia adalah negara yang kaya akan Sumber daya alam nya. Bukankah seharusnya masyarakat dapat mengolah sumber daya alam yang ada untuk mencari nafkah? Penyebab utama mengapa kemiskinan berkelanjutan di Indonesia adalah karena banyaknya pengangguran yang terjadi. Selain itu juga karena pertambahan jumlah penduduk yang tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang tersedia.
 
 Memang benar pemerintah sudah memberi program penanggulangan kemiskinan selama ini seperti penyaluran bantuan sosial berupa beras, sembako, kartu kesehatan dan lain lain. Tetapi itu semua itu tidaklah cukup untuk menyelesaikan permasalahan ini. Barang-barang yang dibagikan kepada masyarakat melalui program-program yang telah diadakan tersebut hanya bersifat sementara dan akhirnya barang tersebut akan habis. Hal ini malah akan menyebabkan ketergantungan masyarakat terhadap bantuan yang diberikan oleh pemerintah.

Cara penanggulangan yang sebaiknya dilalukan oleh pemerintah adalah dengan memberikan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat. Baik masyarakat yang mampu ataupun yang kurang mampu. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas masyarakat tidak hanya menjadi pekerja tetapi menjadi pencipta lowongan kerja baru bagi orang lain. Dengan begitu masalah kemiskinan akan berkurang karena masyarakat telah memiliki ilmu dan kualitas kerja dan pendidikan yang baik sehingga menyebabkan berkurangnya pengangguran yang terjadi.

Selain memberikan kualitas pendidikan yang baik untuk masyarakat pemerintah juga dapat mengintensifkan pelatihan keterampilan kerja bagi masyarakat yang kurang mampu karena pengangguran ataupun karena keterbatasan fisik. Hal ini perlu diperhatikan karena akan dapat sangat membantu mengurangi jumlah kemiskinan yang ada. Walaupun program ini sudah dilakukan di beberapa kawasan tetapi kurangnya perhatian pemerintah  membuat keefektifan dan manfaat program ini berkurang. Maka dari itu pemerintah harus memfokuskan diri pada program ini.

Rabu, 06 November 2013

jadi jagoan ala Ahok

Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa kita kenal dengan Ahok, adalah seorang pejabat pemerintah yang berasal dari kepulauan Bangka Belitung.



setelah menjadi insinyur geologi Ahok membuka pabrik pasir kwarsa tetapi gagal dan pabriknya pun ditutup. Ahok frustasi dan berpikir untuk pindah ke Kanada tetapi tidak diperbolehkan oleh ayahnya. Ayahnya menyadarkan Ahok akan pentingnya keberdaan dirinya bagi bangsa Indonesia.

Saat itulah Ahok menyadari akan kekayaan alam Indonesia yang melimpah. Tetapi walaupun begitu, masih ada banyak masyarakat yang kelaparan dan kekurangan uang untuk menbayar biaya rumah sakit. Hati Ahok tergerak untuk membantu orang-orang yang kurang mampu tersebut. "Bagaimana cara untuk membantu orang miskin tetapi kita tidak ikut miskin? ". Satu-satunya cara yang terpikirkan oleh Ahok adalah dengan menjadi pejabat. sejak saat itu, Ahok mulai memasuki dunia politik.

Pada tahun 2003 Ahok menyalonkan diri menjadi anggota DPRD Belitung Timur dan terpilih. Selanjutnya, pada tahun 2005 beliau juga terpilih menjadi Bupati Belitung Timur. Pada saat itu, Ahok memberikan asuransi kesehatan dan pendidikan gratis kepada semua warga Belitung Timur. Pada tahun 2007 Ahok menyalonkan diri menjadi Gubernur Bangka Belitung tetapi ia gagal. ahok tidak menyerah akan kegagalannya dan ia tetap optimis untuk memasuki dunia politik lebih dalam lagi.

Pada tahun 2009 Ahok mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI wakil provinsi Bangka Belitung. Dalam pemilihan tersebut, 3 kursi DPR RI diperebutkan. 
calon dari etnis tionghua bukan hanya Ahok, terdapat peserta lain yaitu rudyanto Tjen dari PDIP, Priscillia Suntoso dari partai Demokrat, dan 78 calon legislatif dari 44 partai politik lainnya. Ada 1 hal yang menjadi prinsip Ahok adalah bahwa politik itu bukan menghalalkan segala cara. Adalah salah bahwa ada kata pepatah yang mengatakan  "halal haram hantam saja yang penting menang" bagi Ahok hukum halal haram juga belaku dalam politik. Untuk memenangkan pemilihan tersebut, Ahok menggunakan jurus-jusrusnya yaitu :
1. Keliling
2. Ngobrol sambil promosi
3. Jangan takut SARA
4. ASAD (Anda Sms Ahok Datang)
5. Foto-foto
6. Relawan yang rajin dan setia
7. Nekat

Pada salah satu kunjungannya ke pasir putih Ahok mengatakan bahwa perbedaan antara islam dan non-islam bukan hanya dengan KTP . Agama islam mengajarkan orang sejahtera, orang sehat, orang pintar, tidak korupsi. jadi sekarang yang masyarakat mestinya pilih adalah bukan yang hanya islam KTP melainkan siapakah yang lebih islam.

Dengan menggunakan ketiga jurus tersebut, ahok mendapatkan suara kedua terbanyak setelah Rudyanto Tjen. Beliau mendapatkan 35,416 suara publik. 
Dan pada akhirnya saat ini Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terpilih menjadi anggota DPR RI wakil provinsi Bangka Belitung.
 
Dengan memenangkan beberapa pemilu secara jujur, Ahok mendapat kepercayaan masyarakat dan pada bulan september 2012 silam Ahok terpilih menjadi wakil gubernur DKI Jakarta bersama dengan Jokowi yang menjadi Gubernur DKI Jakarta.





Apa artinya lambang jika tidak direalisasikan?
Seperti yang kita ketahui, Hukum Indonesia dilambangkan dengan seorang dewi yaitu, Dewi Themis.



Dewi Themis dilambangkan sebagai seorang wanita yang kedua matanya ditutup oleh kain dengan tangan kanan memegang pedang dan tangan kiri memegang neraca. Ketiga lambang tersebut tentunya memiliki arti masing-masing. Mata yang tertutup melambangkan bahwa hukum tidak boleh membeda-bedakan. Entah orang itu miskin atau kaya, pejabat atau hanya masyarakat biasa. Neraca melambangkan keadilan, saat pelaksanaan (proses) hukum terjadi, segalanya harus dilakukan dengan adil. Sedangkan pedang melambangkan hukuman yang harus ditanggung oleh para pelaku tindak pidana atau perdata.

Tetapi apa yang terjadi di dunia hukum Indonesia? Kenyataannya masih banyak ketidakadilan yang terjadi di negara ini. Lalu apa gunanya lambang jika tidak direalisasikan?

Di Indonesia, kedudukan dan kuasa seseorang sangat berpengaruh di dunia hukum. Semakin kaya seseorang, rasanya keadilan akan lebih memihak orang tersebut. Padahal bukankah hukum itu tidak boleh memihak karena status sosial seseorang? Bukankah hukum itu tidak boleh pandang bulu? Begitu pula dengan jabatan. Kuasa yang dimiliki oleh pejabat tinggi Negara rasanya cukup untuk bisa “membeli” keadilan dengan mudahya. Sedangkan kuasa yang dimiliki oleh masyarakat biasa tidak cukup untuk membuat keadilan berpihak padanya.
Ada banyak godaan yang menghalangi kita untuk menegakkan hukum yang ada. Selain kekuasaan, uang juga memiliki pengaruh yang besar di dunia hukum Indonesia. Salah satunya adalah uang suap. Suap menyuap sudah menjadi kebiasaan di Negara kita ini. Tentu saja, untuk menolak uang suap yang jumlahnya tidak sedikit itu sama sekali tidak mudah. Tetapi apakah adil jika orang yang telah melakukan tindak kejahatan dibebaskan begitu saja hanya karena uang? Uang bukanlah segalanya. Jangan biarkan uang membutakan mata dan hati kita.
Lepas dari itu, semua orang tidaklah sama dan tentu saja ada orang yang dapat menolak uang suapan dengan tegas. Hal ini dipengaruhi oleh pendidikan moral yang telah ditanam dan diajarkan sejak dini. Maka dari itu pendidikan moral sangatlah penting dan harus ditekankan pada kehidupan setiap individu, terutama generasi penerus bangsa Indonesia ini. Dengan pendidikan moral yang kuat sejak dini, generasi penerus Indonesia dapat  merealisasikan lambang hukum Negara ini dan membangun Indonesia yang lebih baik.